Archive for syaikh utsaimin

Tanya Jawab Masalah Bid’ah – Syaikh Utsaimin –

Posted in Artikel Islam with tags , , on August 20, 2009 by sunniyun

Mungkin ada diantara kita yang bertanya bagaimanakah pendapat anda tentang perkataan Umar bin Khattab r.a. setelah memerintahkan kepada Ubay bin Ka’ab dan Tamim Ad-Dari agar mengimami orang-orang di bulan Ramadhan. Ketika keluar mendapatkan jama’ah sedang berkumpul dengan imam mereka, beliau berkata: “Inilah sebaik-baik bid’ah…dst.”

Jawabannya:
Pertama:
bahwa tak seorangpun diantara kita boleh menentang sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, walaupun dengan perkataan Abu Bakar, Umar, ‘Utsman, Ali atau dengan perkataan siapa saja selain mereka. Continue reading

.:.Video Untaian Nasehat Ulama,”Syaikh Utsaimin”.:.

Posted in video ulama with tags , on July 20, 2009 by sunniyun

Subhanalloh… Untaian nasehat dari ulama yang terpilih dan telah wafat. Salah satunya adalah Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rohimahullohu Ta’ala. Video ini berisi nasehat dan perkataan penuh hikmah dari seorang Ulama bermanhaj salaf. Nasehat yang benar2 menyentuh Qolbu  dan memberi ketenangan bagi orang2 yang berhati hanif.

Perayaan Hari ULTAH???

Posted in Artikel Islam with tags , on July 19, 2009 by sunniyun

Tanya : Bagaimana hukum yang berkaitan dengan perayaan hari ulang tahun perkawinan dan hari lahir anak-anak ?

Jawaban : Tidak pernah ada (dalam syar’iat tentang) perayaan dalam Islam kecuali hari Jum’at yang merupakan Ied (hari Raya) setiap pekan, dan hari pertama bulan Syawaal yang disebut hari Ied al-Fitr dan hari kesepuluh Dzulhijjah atau disebut Ied Al-Adhaa – atau sering disebut hari ‘ Ied Arafah – untuk orang yang berhaji di ‘Arafah dan hari Tasyriq (tanggal ke 11, 12, 13 bulan Dzul-Hijjah) yang merupakan hari ‘Ied yang menyertai hari Iedhul ‘Adhaa. Perihal hari lahir orang-orang atau anak-anak atau hari ultah perkawinan dan semacamnya, semua ini tidak disyariatkan dalam (Islam) dan merupakan bid’ah yang sesat. (Syaikh Muhammad Salih Al ‘ Utsaimin)
Sumber :
Al-Bid’u wal-Muhdatsaat wa maa laa Asla Lahu- Halaman 224; Fataawa fadhilatusy-Syaikh Muhammad As-Saalih Al-‘Utsaimin- Jilid 2, Halaman 302.