Bantu Dia Agar Istiqomah Dalam Taubat!!!

berdoa_webAstaghfirulloh… begitu beratnya istiqomah dalam bertaubat. Lama terpuruk dalam kejahilan terhadap Agamanya, hingga Alloh menghendaki kebaikan untuknya (Alhamdulillah). Beragam usaha dilakukannya, untuk sekedar menjauh dari lintasan2 kenangan masa jahiliah dalam hidupnya. Sering trpikirkan akan nasibnya kelak saat ia dipanggil dihadapan seluruh makhluk, berjalan menghadap Robb nya di Yaumul Qiyamat. Ntah gimana beratnya hisab yang akan ia lalui kelak. Disaat semua urusan dikembalikan hanya pada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Membayangkan apa yang akan ia katakan, saat terpuruk dalam kebingungan selama ribuan tahun di padang mahsyar, tiba2 Alloh Memanggilnya  ” WAHAI FULAN BIN FULAN, BANGKITLAH…BERDIRILAH.. DATANGLAH ENGKAU KEDEPAN ..”, lantas ia berjalan dengan disaksikan seluruh manusia, diribuan malaikat-Nya, maju menghadap Robb nya, untuk mempertanggung jawabkan semua kemaksiatan yang selama ini dilakukannya.

Lalu Alloh Berkata padanya, WAHAI FULAN BIN FULAN…. KEBAIKAN APA YANG TELAH ENGKAU BERIKAN KEPADA KAMI…. AMAL SHOLEH APA YANG TELAH ENGKAU LAKUKAN UNTUK KAMI… HARI INI ADALAH HARI PEMBALASAN .. BAGI ORG YANG BAIK IA AKAN MENDAPAT KEBAIKAN… DAN ORG YANG BURUK IA AKAN MENDAPATKAN KEBURUKAN..”.

Maka, tertunduklah org2 yang berdosa….. meneteslah air matanya sedang sudah tak ada lagi gunanya penyesalan di hari itu. kemudian ia mengatakan :

” wahai Robb ku, hari2ku telah aku sia2kan tanpa beribadat kepadaMu… hari mudaku aku berikan terhadap maksiat kepada-Mu…

aku halalkan yang Harom.. dan aku Haromkan yang halal…

aku tinggalkan semua perintahMu.. aku lakukan semua laranganMu… tidak peduli dengan semua keta’atan… dan aku lakukan semua kemaksiatan…

kalau seandainya Engkau tanyakan ttg wajahku…. ttg mataku… maka ia telah melakukan.. dan melihat semua maksiat…

tidak ia gunakan untuk melihat Al-Qur’an dan sunnah Rasul-Mu…

tidak ia gunakan untuk menatap si fakir….. melihat kefakiran dan kesengsaraan… namun hanya ia gunakan untuk maksiat kepadaMu…….

Adapun mulutku…. Mulutku ya Robb… maka aku banyak pergunakan untuk ghibah…. untuk namimah…

tidak aku gunakan untuk membaca Al-Qur’an.. atau bertasbih.. berdzikir…

tidak aku gunakan untuk bersholawat pada nabimu… untuk berdakwah.. atau untuk mengajak pada kebaikan…

mulutku selalu dikotori dengan dunia… dengan hawa… dengan kehendak yang tdk pernah habis… dan juga mencela saudara2ku sesama muslim… mencela Da’i2.. mencela para Rasul yang telah Kau utus………

Adapun tanganku ya Robb… maka aku telah meraba.. semua maksiat yang telah Engkau larang… semua yang Engkau haramkan…

aku tidak lagi meraba… rambut anak fakir… aku tidak lagi.. memberi infak kepada miskin…. akan tetapi aku gunakan untuk bermaksiat kepadamu…………

Adapun kakiku ya Robb… maka sesungguhnya.. aku telah hadapkan kepada maksiat…

aku tidak pernah langkahkan ke masjid… tidak pernah datang ke majlis ta’lim..

aku datangkan kepada tempat2 kemurkaan… aku hadirkan kakiku tsbt.. padda tmpt2 maksiat…tmpt2 yang Kau haromkan………

Adapun hatiku.. maka telah aku selewengkan… dan telah aku alihkan.. yang seharusnya aku letakkan pada keta’atan kepadaMu.. tetapi itu telah aku selewengkan..

sehingga aku ta’at kepada Syaiton… kepada hawa nafsu.. ta’at kepada akal fikiranku…..

aku menuruti semua apa yang diinginkan manusia.. tapi tidak pernah menuruti apa yang Engkau ingginkan ya Robb……………”

Selalu terbayang olehnya akan hari itu…. hingga ia menangis dalam kebahagiaan…. menangis akan fitnah yang telah menimpa dirinya, keluarganya dan teman2nya…. berbahagia karena Alloh menghendaki kebaikan padanya dengan memahamkan dan membukakan jalan untuknya kepada ilmu agama (ilmu syar’i).

Dan ia merasakan betapa beratnya istiqomah dalam taubatnya…. hatinya masih goncang oleh keimanan yang naik turun… terkadang ia merasa dalam keshalihan… merasakan nikmatnya iman.. merasakan nikmatnya menghambakan diri pada Alloh… bersemangat untuk melakukan banyak ibadah padaNya

Namun adakalanya… ia merasa menjadi orang yang paling kotor… terlintas dalam benaknya apa2 yang diharomkan untuk terlintas. Terjerumus lah ia pada kemaksiatan…. yang ia telah berusaha untuk meninggalkannya… maksiat yang membinasakan hatinya….. menjadikan ia merasa jauh dengan agama… mematahkan keinginannya untuk beribadah kepada Alloh. Membinasakan hidupnya karena ia tak bisa mengambil manfaat dari keberadaannya di dunia, dan terancam merugi di akhirat kelak…..

Saat ia berada dalam majelis ilmu… berkumpul dengan orang2 yang shaleh…. maka bertambah keimanannya. Namun saat jauh dari lingkungan yang syar’i… maka syaitan dan hawa nafsunya menghiasi apa2 yang ada disekelilingnya…. menampakkan indahnya kemaksiatan… Dan tidak jarang ia terjerumus kembali padanya….. dan yang ada setelah itu hanyalah sesal dan sesal. Mulutnya terjerumus dalam ghibah…. Matanya kembali melepaskan pandangan pada yang harom…. telinganya kembali mendengarkan suara2 yang melalaikannya dari Dzikirulloh…. dan hatinya kembali menjemput kemaksiatan yang sering kali terlintas dalam fikirannya…. hingga menyibukkannya… dan semakin terjerumus dalam angan2 yang di haromkan.

Saudaraku… bantulah ia…. berikanlah nasihat, saran dan jalan keluar baginya agar dapat bertahan menggenggam bara api taubat… istiqomah dalam taubatnya… hingga Alloh memanggilnya dalam keadaan ia telah benar2 dalam keistiqomahan dan kebaikan…!!!!!

jazakallohu khoiron

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: